PENEMU-PENEMU DI BIDANG TEKNIK ELEKTRO

Berikut adalah penemu-penemu yang berperan penting dalam perkembangan teknik elektro.
1. Michael Faraday
Michael Faraday lahir pada 22 September 1791. Dalam semasa hidupnya ia telah berhasil membuat beberapa penemuan yang berkaitan dengan perkembangan teknij elektro, antara lain:
A) Dinamo (Generator Listrik)
Dinamo (generator listrik) adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Dinamo (generator listrik) berhasil ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1831. Terdapat 2 komponen utama pada dinamo (generator listrik), yaitu: stator (bagian yang diam) dan rotor (bagian yang bergerak). Rotor akan berhubungan dengan poros generator listrik yang berputar pada pusat stator. Kemudian poros generator listrik tersebut biasanya diputar dengan menggunakan usaha yang berasal dari luar, seperti yang berasal dari turbin air maupun turbin uap. Dinamo (generator listrik) bekerja dengan memutar suatu kumparan dalam medan magnet pada dinamo tersebut sehingga timbul energi induksi.
B) Transformator
Transformator adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC) melalui 2 konduktor (kumparan) secara induktif atau berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Komponen elektronika ini berhasil dibuat oleh Michael Faraday pada tahun 1831. Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan. Cara kerja alat ini adalah ketika lilitan primer dihubungkan dengan tegangan arus bolak balik maka menimbulkan perubahan arus listrik pada lilitan primer yang mempengaruhi medan magnet. Medan magnet yang telah berubah ini semakin diperkuat dengan adanya inti besi dan inti besi tersebut menghantarkannya ke lilitan sekunder. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya ggl induksi pada masing-masing ujung lilitan sekunder. Efek dari peristiwa ini dinamakan induktansi timbal balik (mutual inductance).
2. Edwald Georg von Kleist
Edwald Georg von Kleist lahir pada 10 juni 1700, ia berhasil menemukan komponen elektronika yang bernama kapasitor (kondensator) pada Oktober 1745. Kapasitor adalah komponen elektronika yang terbuat dari 2 buah lempengan yang dipisahkan bahan dielektrik dan digunakan untuk menyimpan muatan listrik dalam medan listrik dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal muatan listrik. Cara kerja kapasitor dalam sebuah rangkaian adalah dengan mengalirkan elektron menuju kapasitor. Pada saat kapasitor sudah di penuhi dengan elektron, tegangan akan mengalami perubahan. Selanjutnya, elektron akan keluar dari sebuah kapasitor dan mengalir menuju rangkaian yang membutuhkannya. Dengan begitu, kapasitor akan membangkitkan reaktif suatu rangkaian.
3. Georg Simon Ohm
Pada tahun 1787 Georg Simon Ohm berhasil menemukan sebuah komponen elektronika yang bernama resistor. Resistor adalah komponen yang terdiri dari 2 kutub yang berfungsi untuk mengatur tegangan dan arus listrik dengan resistansi (hambatan/tahanan) tertentu. Prinsip kerja resistor adalah dengan mengatur elektron (arus listrik) yang mengalir melewatinya dengan menggunakan jenis material konduktif tertentu yang dicampur dengan material lain sehingga menimbulkan suatu hambatan pada aliran elektron (arus listrik).
4. John Bardeen, Walter Brattain, dan William Shockley
John Bardeen, Walter Brattain, dan William Shockley berhasil menemukan sebuah komponen elektronika bernama Transistor. Transistor adalah komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor dan mempunyai 3 elektrode (triode) yaitu dasar (basis), pengumpul (kolektor), dan pemancar (emitor). Cara kerja transistor pada umumnya hampir sama dengan resistor, yang memiliki tipe-tipe dasar modern. Ada dua tipe dasar modern, yaitu bipolar junction transistor (BJT atau transistor bipolar) dan field-effect transistor (FET), yang masing-masing bekerja secara berbeda.
5. Willian Henry Eccles
Willian Henry Eccles berhasil menemukan komponen elektronika yang bernama dioda pada tahun 1919. Dioda merupakan komponen elektronika aktif yang terdiri dari 2 elektrode yang berfungsi untuk pengendalian arus dan tegangan listrik. Dioda terbentuk dari bahan semikonduktor tipe P dan N yang digabungkan (P-N junction). Semikonduktor tipe N merupakan bahan dengan kelebihan elektron dan tipe P adalah kekurangan satu elektronsehingga membentuk Hole. Hole dalam hal ini berfungsi sebagai pembawa muatan. Apabila kutub P pada dioda (biasa disebut anode) dihubungkan dengan kutub positif sumber maka akan terjadi pengaliran arus listrik dimana elektron bebas pada sisi N (katode) akan berpindah mengisi hole sehingga terjadi pengaliran arus.Sebaliknya apa bila sisi P dihubungkan dengan negatif sumber tegangan, maka elektron akan berpindah ke arah terminal positif sumber tegangan.
6. Joshep Henry
Joshep Henry merupakan penemu Induktor. Induktor adalah komponen elektronika aktif yang dapat menyimpan energi listrik pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang mengalirinya. Induktor bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik.
7. Jack Kilby
Jack Kilby merupakan penemu IC (Integrated Circuit) pada tahun 1958. Integrated Circuit adalah komponen elektronika yang dibuat dari bahan semikonduktor dan juga merupakan gabungan dari beberapa komponen elektronika seperti resistor, kapasitor, dioda, dan transistor yang telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip kecil. IC sering disebut juga dengan "microchip".
8. Karl Ferdinand Braun
Karl Ferdinand Braun lahir pada tanggal 6 Juni 1850. Ia berhasil menemukan sebuah alat yang bernama Osiloskop pada tahun 1897. Osiloskop adalah alat yang digunakan untuk memetakan atau membaca sinyal listrik maupun frekuensi. Prinsip kerja osiloskop adalah Elektron dipancarkan dari katoda akan menumbuk bidang gambar yang dilapisi oleh zat yang bersifat flourecent. Bidang gambar ini berfungsi sebagai anoda. Arah gerak elektron ini dapat dipengaruhi oleh medan listrik dan medan magnetik. Umumnya osiloskop sinar katoda mengandung medan gaya listrik untuk mempengaruhi gerak elektron kearah anoda. Medan listrik dihasilkan oleh lempeng kapasitor yang dipasang secara vertikal, maka akan terbentuk garis lurus vertikal dinding gambar. Selanjutnya jika pada lempeng horizontal dipasang tegangan periodik, maka elektron yang pada mulanya bergerak secara vertikal, kini juga bergerak secara horizontal dengan lajutetap.Sehingga pada gambar terbentuk grafik sinusoidal.
9. Paul Eisler
Paul Eisler adalah orang yang berhasil menemukan PCB (Printed Circuit Board) pada tahun 1936. PCB adalah papan atau board tipis yang digunakan sebagai tempat untuk memasang, menyusun, dan merangkai komponen-komponen elektronika. PCB banyak digunakan pada alat elektronik seperti radio, komputer dan lain-lain.
10. Alessandro Volta
Alessandro Volta merupakan orang yang pertama kali berhasil menemukan baterai pada tahun 1800. Baterai adalah alat yang digunakan untuk menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia dan mengubah energi kimia menjadi listrik apa bila ingin digunakan. Baterai terdiri atas suatu silinder seng sebagai anode dan batang karbon sebagai katode. Silinder diisi pasta yang terdiri atas campuran MnO2, NH4Cl, sedikit air, dan di tengah pasta itu diletakkan batang karbon.

Nama

Email

Komentar

  CAPTCHA code

Masukkan kode diatas