Laboratorium Sanitasi Lingkungan dan Persampahan

Masalah sanitasi dan persampahan tidak pernah lepas dari kehidupan masyarakat modern, semakin majunya peradaban mempengaruhi pola hidup hingga pola konsumsi masyarakat, hal ini berbanding lurus dengan timbulan sampah, sarana dan prasarana yang dibutuhkan serta pemanfaatan kembali limbah untuk masyarakat. Laboratorium ini merupakan laboratorium pendidikan dan riset dimana mahasiswa Teknik Lingkungan akan mempelajari mata kuliah yang berhubungan dengan sanitasi dan persampahan membutuhkan sebuah laboratorium yang akan menjadi tempat implementasi dari teori yang diperoleh saat mengikuti kuliah ini. Laboratorium sanitasi lingkungan dan persampahan pada dasarnya terbagi atas dua bagian yaitu bagian analisa mikro, dimana mahasiswa mempraktekkan teknik untuk menentukan karakteristik, berat jenis,volume, PH, OD dan COD sampah dilapangan (insitu) maupun didalam laboratorium. Bagian analisa makro adalah bagian selanjutnya dimana mahasiswa mempraktekkan teknik untuk menyelesaikan masalah sanitasi lingkungan dan manajemen persampahan dengan menggunakan perangkat lunak komputer.

Penuntun Praktikum Sanitasi dan Persampahan

Peralatan / Instrument lab

Nama Instrumen

Spesifikasi

Fungsi

Chlorine Meter

RC-24PF TOA DKK Buatan Japan

-Digunakan untuk mengetahui kandungan khlor dalam air

Turbidity Meter

TB-25A TOA DKK Buatan Jepang

-Digunakan untuk keperluan analisa kekeruhan air atau larutan.

PH Meter

HM-21P TOA DKK Buatan Jepang

-Digunakan untuk mengetahui kandungan PH

DO (dissolved oxygen) meter

DO

-Digunakan untuk mengetahui kandungan DO air dilapangan

COD Analyzer

COD

-Digunakan untuk mengetahui kandungan COD air atau cairan dilapangan

Dekstop PC

Core i3

-Penyimpanan dan pengolahan Data