Doktor Ilmu Arsitektur

Fenomena perubahan iklim maupun perkembangan kondisi sosial, budaya, ekonomi dan lingkungan fisik perlu diantisipasi dan diadaptasi dalam paradigma maupun perilaku kita. Mala petaka pembangunan berupa degradasi kualitas kelayak-hunian dan ketidak-berlanjutan fungsi bangunan dan kualitas lingkungan binannnya memerlukan pemahaman akar masalah serta penanggulangannya yang dilandasi oleh filosofi, teori, prinsip-prinsip dan model-model Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya (IPTekSB) bidang arsitektur dan perencanaan lingkungan binaannya, yang mendalam, holistis, manusiawi dan ekologis. Tumbuh berkembangnya beragam karya-karya arsitektur dan perencanaan lingkungan bianan, baik yang dirancang dan direncanakan oleh arsitek dan perencana, maupun oleh non arsitek dengan berbagai dasar pengetahuan dan pengalaman masing-masing, telah menghasilkan baik karya yang bermanfaat maupun yang merusak kehidupan manusia dan kualitas lingkungannya. Metode Labo Bassed Education (LBE) yang mengacu pada research road map yang berorientasi ke pengembangan IPTekSB terapan diharapkan secara efisien dalam waktu, tenaga dan biaya, akan efektif memproduksi karya-karya ilmiah yang diakui secara nasional dan internasional, dan yang akan menghasilkan cendekiawan yang lulus tepat waktu, dan yang memiliki seperangkat kemampuan bertindak cerdas, kreatif, arif dan bijaksana dalam penemuan baru, inovasi Ipteks termasuk teori, model dan konsep bidang arsitektur dan perencanaan yang antisipatif dan adaptatif terhadap berbagai perubahan.