Analisis Kompensasi Dampak Pengangkutan Hasil Tambang Material Konstruksi (Studi Kasus: Ruas Jalan Provinsi Sungguminasa-Malino, Sulawesi Selatan)

Pertambangan material konstruksi di Sungai Jeneberang bertujuan untuk memenuhi permintaan di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar. Kegiatan pertambangan dapat menimbulkan dampak positif dan negatif. Salah satu dampak negatif terhadap lingkungan adalah telah terjadi kerusakan di ruas jalan propinsi Sungguminasa-Malino akibat lalulintas truk angkut material konstruksi dan truk-truk bermuatan berat. Pengukuran nilai kompensasi yang ingin diterima masyarakat akibat kerusakan jalan merupakan tujuan dari penelitian ini dengan menggunakan analisis Willingness to Accept (WTA). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Parangloe, Bontomarannu, dan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan total jumlah responden sebanyak 297 orang. Hasil penelitian menunjukkan nilai WTA responden sebesar Rp 9.500/truk/rit untuk truk dua sumbu dan Rp 14.300/truk/rit untuk truk tiga sumbu.

Nama

Email

Komentar

  CAPTCHA code

Masukkan kode diatas