Kunjungan Tim Advisor JICA Indonesia Dorong Penguatan Kolaborasi Global dan Inovasi FT Unhas untuk Indonesia Timur
Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) menerima kunjungan Tim Advisor Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia dalam rangka memperkuat jejaring kerja sama, pertukaran gagasan, serta pengembangan kolaborasi akademik dan inovasi untuk mendukung pembangunan kawasan Indonesia Timur. Kegiatan berlangsung di Exhibition Hall Fakultas Teknik Unhas, Jumat (25/9/2026), dan diisi dengan pemaparan profil serta arah pengembangan FT Unhas, penguatan kolaborasi multidisiplin, hingga diskusi mengenai peluang kerja sama riset antara perguruan tinggi di Indonesia dan Jepang.
Kegiatan diawali dengan sambutan Fakultas Teknik Unhas yang disampaikan oleh Dr.Eng. Hendra Pachri, ST., M.Eng., yang mewakili Dekan Fakultas Teknik Unhas. Dalam sambutannya, Dr.Eng. Hendra Pachri selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan memaparkan profil, capaian, serta perkembangan Fakultas Teknik Unhas sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi teknik yang memiliki peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi, khususnya bagi kawasan Indonesia Timur.
Agenda dilanjutkan dengan pemaparan Mr. Kazuhisa Matsui, JICA Expert yang memiliki pengalaman panjang dalam mendukung pembangunan daerah di Sulawesi Selatan. Berdasarkan rekam jejak proyek JICA, Matsui pernah bertugas sebagai Regional Development Policy Advisor di Makassar pada November 1995–Maret 2001 dan kembali menjalankan tugas serupa pada April 2008–April 2010.
Dalam pemaparannya, Matsui menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan keterhubungan berbagai pemangku kepentingan dan penggabungan seluruh potensi yang tersedia. “Dinding atau sekat yang ada perlu dibuka dan semua potensi yang ada perlu dipadukan,” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan dalam diskusi tersebut.
Matsui hadir bersama Mr. Sano Atsushi, Ph.D., Ms. Rizka Putri, dan Ms. Idha Gosal. Kehadiran tim JICA menjadi ruang strategis bagi Fakultas Teknik Unhas untuk merefleksikan perjalanan kerja sama yang telah terbangun sekaligus mengidentifikasi peluang kolaborasi baru yang lebih luas dan berdampak.
Selanjutnya, Dr.Eng. Faizal, ST., M.Inf.,Tech., M.Eng., selaku Kepala Pusat Center of Technology (CoT) Unhas, memaparkan materi bertajuk “Kolaborasi, Inovasi, dan Dampak: Perjalanan CoT Unhas dalam Mendukung Pembangunan Indonesia Timur.” Dalam paparannya, Dr.Eng. Faizal menegaskan arti penting hubungan historis antara JICA dan Fakultas Teknik Unhas dalam perjalanan pengembangan kapasitas institusi.
“Setiap kedatangan JICA memberikan rasa senang tersendiri. Berkat JICA Project, kampus Teknik berdiri,” ungkap Dr.Eng. Faizal, menggambarkan kontribusi historis kerja sama JICA terhadap perkembangan Fakultas Teknik Unhas.
Dalam pemaparannya, turut dibahas berbagai tantangan yang dihadapi CoT dalam mengembangkan inovasi, khususnya bagaimana memastikan hasil riset dan teknologi tidak berhenti pada tahap akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat dan pembangunan kawasan Indonesia Timur. Penguatan ekosistem inovasi, kolaborasi lintas disiplin, serta keterhubungan dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam perjalanan CoT ke depan.
Paparan berikutnya disampaikan oleh Prof. M. Bachtiar Nappu, ST., MT., M.Phil., Ph.D., selaku Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, dengan tema Sinergi Multidisiplin Menuju Inovasi Benua Maritim. Salah satu gagasan utama yang ditekankan adalah pentingnya meruntuhkan sekat sektoral dalam membangun ekosistem riset dan inovasi.
Gagasan tersebut menjadi semakin relevan dalam menghadapi kompleksitas persoalan pembangunan Indonesia Timur yang membutuhkan pendekatan lintas bidang. Fakultas Teknik Unhas diarahkan untuk tidak hanya memperkuat kerja sama internal, tetapi juga membangun jejaring dengan pemerintah, industri, perguruan tinggi, lembaga riset, serta mitra internasional. Dalam konteks tersebut, Menuju Babak Baru Kemitraan Global menjadi arah penting untuk memperluas peran FT Unhas di tingkat internasional.
Sementara itu, Prof. Dr.Eng. Andi Erwin Eka Putra, ST., MT., selaku Kepala Pusat Pengembangan Fakultas dan Konektivitas Global, memaparkan materi Pengembangan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin untuk Memperkuat Peran Strategis Indonesia Timur. Paparan ini menyoroti tantangan dan arah transformasi Fakultas Teknik Unhas serta berbagai opsi pengembangan struktur fakultas agar mampu merespons perubahan lingkungan pendidikan tinggi, kebutuhan pembangunan, dan tuntutan kolaborasi global.
Diskusi kemudian berkembang pada sejumlah peluang konkret penguatan kerja sama akademik dan riset. Mr. Kazuhisa Matsui memberikan masukan agar dosen FT Unhas memperluas jejaring penelitian dengan dosen dari berbagai universitas, sebagaimana praktik yang berkembang di Jepang. Menurutnya, aktivitas riset tidak harus terbatas pada satu institusi, tetapi dapat dilakukan melalui kelompok riset atau study group yang melibatkan akademisi dari berbagai universitas.
Matsui juga mendorong pengembangan penelitian yang melibatkan pihak swasta sehingga hasil riset memiliki keterkaitan lebih kuat dengan kebutuhan nyata di lapangan. Sementara itu, Mr. Sano Atsushi, Ph.D. mengusulkan terbentuknya inisiatif bersama dalam penyusunan proposal program, termasuk gagasan co-creation ground, sebagai wadah untuk bersama-sama mengidentifikasi dan memecahkan berbagai persoalan pembangunan di kawasan Indonesia Timur dengan melibatkan universitas-universitas di Jepang.
Masukan tersebut membuka peluang bagi FT Unhas untuk mengembangkan model kemitraan yang tidak sekadar berorientasi pada pertukaran akademik, tetapi juga menghasilkan co-creation atau penciptaan solusi bersama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan laboratorium Soil & Geotechnical Engineering yang didampingi oleh Dr. Ir. Ar. H. Edward Syarif, ST., MT., IAI dan Dr.Eng. Ir. Ardy Arsyad, ST., M.Eng.Sc. Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi tim JICA untuk melihat secara langsung fasilitas dan potensi pengembangan riset di lingkungan Fakultas Teknik Unhas.


