F a k u l t a s   T e k n i k   U n h a s
Super User · 29 September 2026

Dekan FT Unhas Dampingi Jusuf Kalla dalam Kunjungan ke Huawei, Perkuat Jejaring Kolaborasi Teknologi dan Inovasi

Shenzhen, China – Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas), Prof. Dr.Eng. Ir. Muhammad Isran Ramli, S.T., M.T., turut mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, dalam kunjungan ke Huawei Shenzhen Headquarters dan Huawei Dongguan Campus, China, Senin (21/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda pembelajaran dan penjajakan kolaborasi antara perguruan tinggi Indonesia dengan industri teknologi global, khususnya dalam melihat perkembangan teknologi informasi, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), riset dan pengembangan, serta penerapan teknologi dalam berbagai sektor.

Dalam kunjungan tersebut, Jusuf Kalla bersama delegasi berdiskusi dengan jajaran Huawei mengenai perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat dan peluang penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi Indonesia. Salah satu peluang yang dibahas adalah pengembangan kolaborasi antara Universitas Hasanuddin dan Huawei, terutama dalam bidang penelitian dan pengembangan teknologi.

Jusuf Kalla menekankan pentingnya perguruan tinggi Indonesia untuk terus mengikuti perkembangan teknologi global. Menurutnya, kemajuan teknologi, termasuk AI, akan semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat dan pembangunan pada masa mendatang.

Kunjungan tersebut juga diikuti oleh para pimpinan Fakultas Teknik dari sejumlah perguruan tinggi di Makassar yang tergabung dalam jejaring Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI) di Makassar. Selain Universitas Hasanuddin, delegasi berasal dari Universitas Negeri Makassar (UNM), UIN Alauddin Makassar, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Bosowa (Unibos), Universitas Islam Makassar (UIM), dan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), bersama unsur pimpinan perguruan tinggi lainnya.

Dekan FT Unhas, Prof. Muhammad Isran Ramli, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan kesempatan penting bagi perguruan tinggi, khususnya Fakultas Teknik, untuk melihat secara langsung bagaimana perkembangan teknologi dibangun melalui ekosistem yang menghubungkan riset, inovasi, pendidikan, dan industri.

“Kunjungan ini memberikan banyak pembelajaran bagi kami, terutama bagaimana perkembangan teknologi yang sangat cepat harus direspons oleh perguruan tinggi. Fakultas Teknik tidak cukup hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi perlu mengambil peran dalam riset, inovasi, pengembangan sumber daya manusia, serta membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan industri,” ujar Prof. Isran.

Menurutnya, pengalaman melihat langsung ekosistem teknologi Huawei juga menjadi momentum untuk memperkuat orientasi pengembangan pendidikan teknik agar semakin adaptif terhadap transformasi digital dan perkembangan AI.

“Apa yang kami lihat di Huawei menunjukkan pentingnya keterhubungan yang kuat antara universitas, riset, dan industri. Ini menjadi salah satu hal yang perlu terus kita dorong di FT Unhas, termasuk membuka peluang kolaborasi internasional yang dapat memberikan manfaat konkret bagi dosen, mahasiswa, dan pengembangan inovasi di Fakultas Teknik,” tambahnya.

Prof. Isran juga menilai keikutsertaan para Dekan Fakultas Teknik dari berbagai perguruan tinggi di Makassar memberikan nilai strategis tersendiri. Selain mempelajari perkembangan teknologi global, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antarfakultas teknik dalam menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat.

Kolaborasi antarfakultas teknik tersebut diharapkan dapat berkembang tidak hanya dalam pertukaran pengetahuan, tetapi juga melalui kegiatan bersama dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta kerja sama dengan dunia industri.

Bagi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, kunjungan ini sejalan dengan upaya memperluas jejaring kemitraan internasional serta memperkuat ekosistem pendidikan, penelitian, dan inovasi yang responsif terhadap perkembangan teknologi masa depan. Melalui keterlibatan dalam agenda tersebut, FT Unhas diharapkan dapat mendapatkan berbagai peluang yang diperoleh menjadi langkah kolaborasi yang lebih konkret, khususnya dalam pengembangan teknologi, AI, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan industri.