Sosialisasi Keselamatan Di Laut Bagi Masyarakat Pulau Balang Lompo
Abstrak
Lompo. Sarana tersebut berfungsi sebagai alat angkut barang maupun penumpang. Kurangnya pemahaman operator maupun pengguna sarana tersebut menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan di laut.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat pulau Balang Lompo terkait pentingnya pemahaman keselamatan di laut saat menggunakan sarana kapal pelayaran rakyat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode survey kuesioner kepada 57 responded di Pulau Balang Lompo dan pembagian Leaflet petunjuk penggunaan alat keselamatan yang dibuat lebih menarik untuk memberikan penjelasan kepada responden sebagai pengguna sarana transportasi laut. Keberhasilan program dievaluasi menggunakan keuseioner yang disebar sebelum dan setelah diadakannya sosialisasi keselamatan di atas kapal.
Setelah pelaksanaan sosialisasi terjadi peningkatan nilai rata-rata pemahaman masyarakat terhadap aspek keselamatan sebelum sosialisasi dari 3,6 menjadi 4,1, selain itu responden pada umumnya telah memahami dengan baik bahwa jika terjadi kecelakaan di laut maka akses keluar dari kapal bukan hanya dari pintu tapi juga bisa melalui jendela kapal yang dibuat lebih luas.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Erlani dan Nardilla, T., 2018. Kondisi sanitasi kapal penumpang ferry di wilayah kerja pelabuhan Bira kec. Bonto Bahari kab. Bulukumba. Jurnal Sulolipu, Vol. 18 No. I, h. 9-14.
KNKT, 2018. Laporan Investigasi Kecelakaan Pelayaran, Miringnya Kapal Lestari . Maju (IMO 8720541) di Perairan Pabadilang Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan Republik Indonesia.
Wiji Santoso, Dkk, 2013, Analisis Pengaruh Faktor Pemanduan, Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Stasiun Radio Pantai Dan Kompetensi Terhadap Keselamatan Pelayaran (Studi Pada Pelabuhan Tanjung Emas Semarang). Repository Universitas Maritim AMNI, Semarang. Januari 2020


