post-image

Kuliah Tamu Internasional oleh Dr. Gregory Cox Bahas Inovasi Sistem Propulsi Hybrid di Departemen Teknik Sistem Perkapalan

Kuliah tamu internasional kembali diselenggarakan oleh Departemen Teknik Sistem Perkapalan Universitas Hasanuddin dengan menghadirkan praktisi berpengalaman dari industri global, yaitu Dr. Gregory Cox dari Doen Pacific PTY. LTD. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan wawasan mahasiswa terhadap perkembangan teknologi maritim terkini, khususnya di bidang sistem propulsi kapal.

Dalam kuliah tamu tersebut, Dr. Greg membawakan materi mengenai sistem propulsi hybrid, yaitu sistem yang mengombinasikan penggunaan mesin diesel dengan sistem kelistrikan. Ia menjelaskan bahwa pendekatan hybrid ini menjadi solusi strategis dalam meningkatkan efisiensi energi, mengurangi konsumsi bahan bakar, serta menekan emisi gas buang yang semakin menjadi perhatian dalam industri pelayaran global.

Mahasiswa Departemen Teknik Sistem Perkapalan tampak antusias mengikuti pemaparan yang disampaikan secara aplikatif dan berbasis pengalaman lapangan. Dr. Greg juga menekankan pentingnya pemahaman integrasi antara sistem mekanik dan elektrikal dalam mendesain sistem propulsi modern.

Selain penyampaian konsep, Dr. Greg turut memaparkan hasil penelitiannya terkait implementasi sistem propulsi hybrid pada kapal. Salah satu poin menarik dalam presentasinya adalah visualisasi grafik engine matching yang menunjukkan kesesuaian antara karakteristik mesin dengan kebutuhan operasional kapal. Grafik tersebut memberikan gambaran bagaimana kombinasi sistem diesel dan elektrik dapat dioptimalkan untuk mencapai performa terbaik pada berbagai kondisi operasi.

Selama sesi berlangsung, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif antara mahasiswa dan narasumber. Salah satu mahasiswa mengajukan pertanyaan mengenai kemungkinan penerapan sistem propulsi hybrid pada kapal berukuran besar, mengingat contoh yang disampaikan dalam pemaparan masih terbatas pada kapal berukuran kecil. Menanggapi hal tersebut, Dr. Greg menjelaskan bahwa secara prinsip sistem propulsi hybrid sangat memungkinkan untuk diterapkan pada kapal besar, namun memerlukan penyesuaian desain yang lebih kompleks, terutama pada aspek manajemen energi, kapasitas baterai, serta integrasi sistem secara keseluruhan. Ia juga menambahkan bahwa tren global saat ini menunjukkan peningkatan penggunaan sistem hybrid bahkan menuju sistem full electric pada kapal-kapal dengan ukuran yang lebih besar, seiring dengan tuntutan efisiensi dan regulasi lingkungan.

Kegiatan kuliah tamu ini diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa serta mendorong lahirnya inovasi di bidang teknologi perkapalan, khususnya dalam pengembangan sistem propulsi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.