Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dan Universiti Putra Malaysia Sukses Gelar Tech4Good 2026 melalui Simposium Internasional dan Pengabdian Masyarakat
Gowa-Makassar, 4 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT-UH) bersama Faculty of Computer Science and Information Technology (FSKTM) Universiti Putra Malaysia (UPM) sukses menyelenggarakan Tech4Good 2026, sebuah program kolaborasi internasional yang mengintegrasikan kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini diwujudkan melalui penyelenggaraan International Symposium on AI, Immersive Reality and Cybersecurity (AIRC 2026) di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin serta International Collaborative Community Service di MAN 2 Kota Makassar dan MTsN 1 Kota Makassar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Global Engagement Office (GEO) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi teknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Program Tech4Good 2026 menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dan Universiti Putra Malaysia dalam memperkuat kerja sama internasional pada bidang pendidikan, penelitian, inovasi teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat. Mengangkat tema besar mengenai Artificial Intelligence (AI), Immersive Reality, dan Cybersecurity, kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda yang dirancang untuk menjangkau akademisi, mahasiswa, hingga siswa sekolah menengah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyelenggaraan International Symposium on AI, Immersive Reality and Cybersecurity (AIRC 2026) yang berlangsung di Center of Technology (COT) Building, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Simposium internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk berdiskusi mengenai perkembangan serta inovasi terkini di bidang kecerdasan buatan, realitas imersif, dan keamanan siber.
Dalam sambutannya, Dr. Novy NRA Mokobombang, S.T., M.S.T.M., Ph.D., selaku perwakilan panitia AIRC 2026, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas bagi seluruh peserta. Menurutnya, selain menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, AIRC 2026 juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh informasi mengenai peluang studi lanjut dan beasiswa di Universiti Putra Malaysia.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta, tidak hanya melalui pertukaran ilmu pengetahuan terkait Artificial Intelligence, Immersive Reality, dan Cybersecurity, tetapi juga melalui sesi berbagi mengenai peluang studi lanjut dan beasiswa di Universiti Putra Malaysia," ujarnya.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Eng. Ir. Muh. Isran Ramli, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., yang memberikan sambutan secara langsung melalui Zoom Meeting, menyampaikan apresiasi kepada Universiti Putra Malaysia atas kolaborasi yang telah terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan internasional tersebut.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut adanya sinergi antara perguruan tinggi untuk menghasilkan inovasi dan riset yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Universiti Putra Malaysia yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga AIRC 2026 dapat menjadi wadah untuk mempererat hubungan akademik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas pada bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi teknologi," ungkapnya.
Sementara itu, Dekan Faculty of Computer Science and Information Technology Universiti Putra Malaysia, Dato' Prof. Dr. Shamala K., yang turut hadir melalui Zoom Meeting, menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang telah menjadi tuan rumah sekaligus memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang telah mewadahi pelaksanaan kegiatan ini. Semoga hubungan yang telah terjalin dapat terus berkembang dan menghasilkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat secara luas," tuturnya.

Sesi akademik Symposium on AI, Immersive Reality and Cybersecurity (AIRC 2026)
Sesi akademik AIRC 2026 menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Dr. Nor Azura Husin dari Universiti Putra Malaysia dan Prof. Dr. Eng. Muhammad Niswar dari Universitas Hasanuddin. Keduanya membahas berbagai peluang dan tantangan dalam penerapan Artificial Intelligence, Immersive Reality, dan Cybersecurity di berbagai sektor kehidupan.
Sesi akademik tersebut dipandu oleh Dr. Ilham Alimuddin, S.T., M.GIS., Ph.D. sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari kalangan dosen, peneliti, mahasiswa, dan praktisi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Research Program Sharing Session yang menghadirkan akademisi dari Faculty of Computer Science and Information Technology (FSKTM) Universiti Putra Malaysia, yaitu Ts. Dr. Raihani Mohamed, Dr. Normalia Samian, Dr. Ng Seng Beng, dan Dr. Maslina Zolkepli. Pada sesi ini, peserta memperoleh informasi mengenai berbagai program pascasarjana unggulan, yaitu Master in Computer Science, Master in Computer Network, Master in Intelligent Systems, dan Master in Data Science. Selain memperkenalkan program akademik, para pemateri juga berbagi informasi mengenai peluang riset internasional, kolaborasi akademik, serta beasiswa studi lanjut di Universiti Putra Malaysia.
Selain menghadirkan sesi keynote dan program sharing, hari pertama AIRC 2026 juga diisi dengan Parallel Research Presentation Sessions yang berlangsung pada pukul 13.01–15.30 WITA. Sesi ini dibagi ke dalam empat jalur utama (Track) yang mencerminkan fokus penelitian dan pengembangan teknologi terkini, yaitu Computer Engineering Application, Artificial Intelligence and Data Science, Immersive Reality, dan Cybersecurity. Kegiatan ini menjadi wadah bagi akademisi dan peneliti dari Universiti Putra Malaysia (UPM) dan Universitas Hasanuddin (UNHAS) untuk mempresentasikan hasil penelitian, berbagi pengalaman, serta memperluas jejaring kolaborasi internasional.

Track 1: Computer Engineering Application
Pada Track 1: Computer Engineering Application, para peserta mempresentasikan berbagai inovasi di bidang Internet of Things (IoT), Human-Computer Interaction, data mining, Brain-Computer Interface, hingga tantangan Artificial Intelligence dalam menghadapi penyebaran informasi digital. Sesi ini dipandu oleh Dr. Sc. Muhammad Sulhuzair Burhanuddin, S.T., M.T. dan diselenggarakan di Meeting Room Lantai 3, COT Building.

Track 2: Artificial Intelligence and Data Science
Sementara itu, Track 2: Artificial Intelligence and Data Science membahas berbagai penelitian terkait penerapan Artificial Intelligence, machine learning, computer vision, analisis data, hingga teknologi digital twin untuk mendukung pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Sesi ini dipandu oleh Ir. Tyanita Puti Marindah W., S.T., M.Inf. dan berlangsung di Meeting Room Lantai 2, COT Building.

Track 3: Immersive Reality
Pada Track 3: Immersive Reality, para pemakalah memaparkan berbagai inovasi dalam bidang Augmented Reality (AR), stereoscopic visualization, edge computing, serta pemanfaatan Artificial Intelligence untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan pengalaman belajar yang lebih interaktif. Sesi ini dimoderatori oleh Dianti Utamidewi, S.T., M.T. dan dilaksanakan di GEO Office, COT Building.

Track 4: Cybersecurity
Adapun Track 4: Cybersecurity menghadirkan berbagai topik mengenai keamanan siber, enkripsi citra medis, keamanan implementasi AI di lingkungan enterprise, deteksi lalu lintas jaringan berbahaya, serta pemanfaatan machine learning untuk analisis keamanan data. Sesi ini dipandu oleh Ir. Zarah Arwieny Hanami, S.T., M.T. dan berlangsung di COT Meeting Room Lantai 1.
Melalui empat sesi paralel tersebut, AIRC 2026 berhasil mempertemukan para peneliti dari kedua institusi untuk saling bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi riset internasional. Kehadiran pemakalah dari UPM dan UNHAS dalam berbagai bidang strategis menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sebagai implementasi nyata dari semangat kolaborasi yang dibangun melalui AIRC 2026, rangkaian Tech4Good 2026 kemudian dilanjutkan dengan kegiatan International Collaborative Community Service yang dilaksanakan di MAN 2 Kota Makassar dan MTsN 1 Kota Makassar.
International Collaborative Community Service MAN 2 Kota Makassar
Di MAN 2 Kota Makassar, kegiatan dihadiri oleh delegasi akademisi Universiti Putra Malaysia, dosen Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, jajaran pimpinan sekolah, serta para siswa. Kegiatan diawali dengan penyerahan plakat kepada MAN 2 Kota Makassar sebagai simbol apresiasi dan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan pendidikan dan literasi digital melalui kolaborasi internasional.


Pemberian Plakat kepada MAN 2 Kota Makassar
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kota Makassar menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat membantu siswa memahami perkembangan teknologi digital yang terus berkembang.
"Kami berharap anak-anak dapat mempelajari teknologi dengan lebih baik, memahami perkembangan digital yang terus bergerak cepat, serta memanfaatkannya secara positif untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri," ujarnya.
Ketua Global Engagement Office (GEO) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Prof. Muh. Anshar, S.T., M.Sc. (Research), Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari rangkaian kolaborasi internasional yang menghubungkan kegiatan akademik dan kontribusi langsung kepada masyarakat.

Welcoming Speech MAN 2 Kota Makassar
"Hari ini kami melaksanakan community service di MAN 2 Kota Makassar dan MTsN 1 Kota Makassar. Sebelumnya juga terdapat international symposium yang menjadi bagian dari kolaborasi antara Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dan Universiti Putra Malaysia. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat mengenal perkembangan teknologi sejak dini dan termotivasi untuk terus belajar serta berinovasi," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, perwakilan Universiti Putra Malaysia, Dr. Nor Azarah Husain, memperkenalkan tiga fokus utama yang menjadi tema Tech4Good 2026, yaitu kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), realitas imersif (Immersive Reality), dan keamanan siber (Cybersecurity). Menurutnya, ketiga bidang tersebut merupakan teknologi yang memiliki peran penting dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor.
“Kami memperkenalkan tiga jalur utama, yaitu Artificial Intelligence, Immersive Reality, dan Cybersecurity. Ketiga bidang ini menjadi bagian penting dalam transformasi digital yang sedang terjadi di berbagai sektor. Kami berharap para siswa dapat mengenal teknologi ini sejak dini dan termotivasi untuk terus mengembangkan keterampilan mereka,” jelasnya.
Sebagai agenda utama kegiatan, tim dari Universiti Putra Malaysia memberikan sesi interaktif yang memperkenalkan berbagai penerapan teknologi digital modern. Para peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep dasar kecerdasan buatan, teknologi realitas imersif, serta pentingnya keamanan siber dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung melalui partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan demonstrasi teknologi yang disiapkan oleh tim pengabdian.

Penerapan Teknologi Modern di MAN 2 Kota Makassar
Selain di MAN 2 Kota Makassar, kegiatan serupa juga dilaksanakan di MTsN 1 Kota Makassar dengan mengusung tema “Introduction to Smart and Creative Digital Technologies for School Students in Makassar.” Kegiatan yang berlangsung di Aula MTsN 1 Kota Makassar tersebut dihadiri oleh delegasi akademisi dari Universiti Putra Malaysia, dosen Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, jajaran pimpinan dan tenaga pendidik MTsN 1 Kota Makassar, serta perwakilan siswa-siswi kelas VII dan VIII.

International Collaborative Community Service MTsN 1 Kota Makassar
Kegiatan diawali dengan penyerahan plakat kepada MTsN 1 Kota Makassar sebagai bentuk penghargaan atas dukungan sekolah dalam pelaksanaan program internasional tersebut. Penyerahan plakat ini menjadi simbol apresiasi sekaligus komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan berbagai teknologi digital kreatif kepada siswa sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai perkembangan teknologi masa depan.


Pemberian Plakat kepada MTsN 1 Makassar
Kepala MTsN 1 Kota Makassar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan internasional tersebut.
"Kami merasa bangga dapat menjadi tempat kunjungan dari Universiti Putra Malaysia dan Universitas Hasanuddin yang merupakan institusi pendidikan terkemuka. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta membuka wawasan baru bagi peserta didik kami," ujarnya.
Mewakili Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Ketua Global Engagement Office (GEO), Prof. Muh. Anshar, S.T., M.Sc. (Research), Ph.D., menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam mendukung pengembangan pendidikan dan inovasi teknologi. Ia mengapresiasi semangat siswa-siswi MTsN 1 Kota Makassar yang telah aktif menghasilkan berbagai karya dan inovasi sejak usia dini.
“Kami sangat mengapresiasi semangat siswa-siswi MTsN 1 Kota Makassar yang telah terbiasa menghasilkan karya dan inovasi sejak dini. Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin juga memiliki berbagai fasilitas riset, termasuk laboratorium robotika, yang diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi dan inspirasi bagi generasi muda,” ungkapnya.
Prof. Anshar juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi yang telah terjalin bersama Universiti Putra Malaysia dapat terus berkembang melalui berbagai kegiatan akademik maupun pengabdian kepada masyarakat pada masa mendatang.

Welcoming Speech MTsN 1 Makassar
Sementara itu, Dr. Noris Mohd Norowi menjelaskan bahwa Tech4Good merupakan program internasional yang telah dilaksanakan di berbagai negara, termasuk Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara kedua institusi dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, penelitian, maupun kompetisi yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Semoga hubungan yang telah terjalin dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, penelitian, maupun kompetisi yang melibatkan pelajar dan mahasiswa dari kedua negara,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Noris Mohd Norowi menjelaskan bahwa Tech4Good merupakan program internasional yang telah dilaksanakan di berbagai negara, termasuk Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara kedua institusi dapat terus berkembang melalui berbagai program akademik, penelitian, maupun kompetisi yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah sesi pengenalan teknologi digital yang dibawakan oleh tim Universiti Putra Malaysia. Sesuai dengan tema kegiatan, para peserta diperkenalkan pada berbagai teknologi cerdas dan kreatif yang dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, termasuk kecerdasan buatan, teknologi realitas imersif, keamanan siber, sinematografi digital, hologram, dan Virtual Reality (VR).

Pengenalan Teknologi Digital
Antusiasme siswa terlihat selama sesi berlangsung. Selain memperoleh penjelasan mengenai penerapan teknologi tersebut, para peserta juga berkesempatan mencoba secara langsung berbagai demonstrasi teknologi menggunakan perangkat yang telah disiapkan oleh tim Universiti Putra Malaysia. Tingginya partisipasi peserta dalam sesi diskusi dan praktik menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap perkembangan teknologi masa depan.
Melalui Tech4Good 2026, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dan Universiti Putra Malaysia menunjukkan komitmen bersama dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu ekosistem kolaborasi internasional. Tidak hanya menjadi wadah pertukaran pengetahuan bagi akademisi dan peneliti melalui AIRC 2026, program ini juga menghadirkan dampak langsung kepada masyarakat melalui peningkatan literasi digital dan pengenalan teknologi masa depan kepada generasi muda di Kota Makassar.
Keberhasilan penyelenggaraan AIRC 2026 dan International Collaborative Community Service Tech4Good 2026 menunjukkan komitmen kuat kedua institusi dalam membangun jejaring akademik global yang berkelanjutan. Diharapkan kolaborasi ini dapat terus berkembang melalui berbagai program pendidikan, penelitian, inovasi teknologi, pertukaran akademik, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, Malaysia, dan komunitas global.
