Fakultas Teknik Unhas Gelar Program Pemberian Kompetensi Tambahan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi bagi Fresh Graduate

Gowa, 8 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar dan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan dan Uji Kompetensi/Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Ahli SDM Vokasional Bidang Konstruksi Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung CSA Lantai 1 Fakultas Teknik Unhas dan diikuti oleh para lulusan baru (fresh graduate) bidang teknik konstruksi.

Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi Indonesia melalui penguatan kompetensi dan sertifikasi profesi yang diakui secara nasional. Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dan pemangku kepentingan dari pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor konstruksi.

Direktur Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, Ir. Kimron Manil, M.Sc., dalam pemaparannya menjelaskan komitmen Kementerian PU melalui program “PU 608”. Program tersebut berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi, pengentasan kemiskinan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin yang diwakili oleh Manager Sumber Daya Manusia dan Alumni, Prof. Ir. Andi Haris Muhammad, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan sertifikasi ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui industri. Menurut Prof. Andi Haris, sertifikasi profesi merupakan instrumen penting dalam meningkatkan daya saing lulusan di tengah kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif. Fakultas Teknik Unhas terus berkomitmen menghadirkan berbagai program penguatan kompetensi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas lulusan sekaligus kontribusi nyata dalam pembangunan sektor konstruksi nasional.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Dirham Mopilie, S.T., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar dan Fakultas Teknik Unhas dalam menyelenggarakan pelatihan dan uji sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi kualifikasi tenaga ahli.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sektor konstruksi merupakan salah satu penggerak utama pembangunan daerah dan nasional. Namun demikian, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya

investasi dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang terlibat di dalamnya.

“Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini menjadi jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia industri. Sertifikat kompetensi yang diperoleh peserta nantinya bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti profesionalisme, komitmen terhadap mutu pekerjaan, keselamatan kerja, dan integritas dalam menjalankan profesi,” ujarnya. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dengan menyerap pengalaman dan pengetahuan dari para instruktur serta asesor yang berpengalaman. Menurutnya, sertifikasi profesi merupakan modal penting bagi lulusan baru dalam memasuki dunia kerja sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab profesional dalam menghasilkan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar yang diwakili oleh Afandi Andi Basri, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 123 peserta yang berasal dari dua perguruan tinggi. Pelaksanaan program mencakup kegiatan refreshment kompetensi melalui pembekalan teori, wawancara, serta paparan yang menjadi bagian dari proses uji kompetensi dan sertifikasi.

Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari di Universitas Bosowa dan lima hari di Universitas Hasanuddin. Dari total peserta yang mengikuti program di Fakultas Teknik Unhas, sebanyak 50 orang mengikuti skema Ahli Muda Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi, 29 orang mengikuti skema Ahli Muda Teknik Jalan, dan 21 orang mengikuti skema Ahli Muda Teknik Sumber Daya Air.

Melalui penyelenggaraan program ini, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang sesuai dengan kebutuhan industri. Program sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan Fakultas Teknik Unhas di tingkat nasional maupun global serta mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di Indonesia.