FGD Jurnal TEPAT FT Unhas: Memperkuat Diseminasi dan Hilirisasi Hasil Riset melalui Pengabdian kepada Masyarakat yang Berdampak

Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat hilirisasi riset dan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Penelaah Artikel Jurnal TEPAT (Teknologi Terapan Untuk Pengabdian Masyarakat) Volume 9, Nomor 1, Tahun 2026. Kegiatan akademik yang berlangsung selama dua hari pada tanggal 27–28 Juni 2026 ini diselenggarakan di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. FGD ini ditujukan untuk menelaah secara mendalam, mengevaluasi, dan menyelaraskan kualitas artikel-artikel pengabdian masyarakat yang siap dipublikasikan demi memberikan dampak sosial-ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovtasi, dan Alumni Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Prof. Muhammad Bachtiar Nappu, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi Jurnal TEPAT yang terus menjadi wadah publikasi ilmiah berkualitas bagi program-program pengabdian masyarakat dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Beliau menekankan bahwa peran penelaah (reviewer) sangat krusial dalam menjaga reputasi akademik fakultas dan memastikan bahwa setiap teknologi yang dihilirisasi memiliki nilai kebaruan serta kegunaan yang tinggi di tengah-tengah masyarakat.

"Fakultas Teknik Unhas senantiasa mendorong agar luaran pengabdian masyarakat tidak berhenti di atas kertas, melainkan harus berupa inovasi teknologi tepat guna yang aplikatif. Melalui FGD penelaah ini, kita menyaring dan menajamkan narasi kontribusi tersebut agar menjadi rujukan nasional yang inspiratif," ujar Prof. Muhammad Bachtiar Nappu, Ph.D.

Dipimpin langsung oleh Editor-in-Chief Jurnal TEPAT, Prof. Muh. Anshar, ST., M.Sc-Res., Ph.D., forum ini mengkaji secara intensif 20 artikel ilmiah yang berhasil lolos seleksi untuk diterbitkan pada Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026. Prof. Muh. Anshar menjelaskan bahwa proses penelaahan kali ini berfokus pada kekuatan metodologi partisipatif, ketepatan rancang bangun alat, serta akurasi pengukuran dampak aktivitas pengabdian melalui pendekatan ilmiah seperti penggunaan instrumen pre-test dan post-test.

"Dari 20 artikel yang terbit, terdapat diversifikasi fokus pengabdian yang sangat kaya, mulai dari sektor mekanisasi pertanian, tata kelola energi terbarukan, digitalisasi UMKM, hingga pelestarian cagar geologi. Penelaah bertugas memastikan setiap tulisan memenuhi standar penulisan jurnalistik ilmiah yang ketat, sekaligus menonjolkan kolaborasi multidisiplin yang menjadi roh dari pengabdian masyarakat," jelas Prof. Muh. Anshar dalam laporannya.

Edisi Volume 9 Nomor 1 Tahun 2026 ini diwarnai oleh kontribusi signifikan dari para dosen dan peneliti internal Departemen Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, di samping kolaborasi dengan universitas mitra lainnya seperti Universitas Riau, Universitas Nusa Cendana, dan Universitas Negeri Makassar. Keberadaan artikel-artikel ini mencerminkan tingginya nilai kolaborasi antarinstitusi demi kemajuan bersama.

Beberapa artikel unggulan yang ditelaah dalam FGD ini secara nyata menampilkan inovasi teknologi tepat guna yang langsung menjawab persoalan mendasar di lapangan. Salah satu kontribusi menonjol datang dari Departemen Teknik Pertambangan FT Unhas melalui "Program Pelatihan Identifikasi Karakteristik Mineral dan Batuan untuk Siswa Jurusan Geologi-Pertambangan SMK Negeri 5 Barru". Program berbasis Laboratory Based Education (LBE) Kolaborasi ini berhasil meningkatkan kesiapan praktis siswa sekolah kejuruan secara signifikan, yang dibuktikan dengan lonjakan rata-rata nilai kompetensi peserta dari 52 menjadi 72.

Inovasi di sektor pertanian dan mekanisasi pedesaan juga mendominasi terbitan kali ini. Departemen Teknik Mesin FT Unhas menyumbangkan dua riset implementatif yang luar biasa. Pertama, penerapan Solar Charge Station (SCS) untuk pengisian ulang baterai sprayer elektrik di Kabupaten Bone yang diinisiasi oleh Prof. Dr. Ir. Nasaruddin Salam, MT., bersama tim, yang sukses mengedukasi kelompok tani lokal dalam memanfaatkan energi surya terbarukan secara mandiri. Kedua, riset mengenai "Inovasi Mesin Pencacah Jagung sebagai Solusi Efisien Pakan Ternak di Desa Kading, Kabupaten Barru" oleh Zulkifli Djafar dan tim, yang berhasil memangkas efisiensi waktu pencacahan hingga 60% dan menghasilkan ukuran pakan yang jauh lebih seragam bagi peternak setempat.

Tidak ketinggalan, era transformasi digital direspons secara taktis oleh Departemen Teknik Informatika FT Unhas melalui program strategi branding berbasis AI-Driven Marketing Content untuk UMKM Bolu Pisang di Kabupaten Polewali Mandar. Lokakarya hands-on yang dipimpin oleh Novy NRA Mokobombang ini membekali para pelaku usaha mikro dengan kemampuan prompt engineering menggunakan kecerdasan buatan, guna mendongkrak daya saing visual produk lokal di platform e-commerce seperti Shopee. Dampak serupa juga terlihat pada artikel pengabdian Departemen Arsitektur FT Unhas yang merancang rekomendasi Desain Ruang Komunal Ramah Difabel di Lingkungan Perumahan Unhas Antang, mencatatkan peningkatan pemahaman warga terhadap pentingnya lingkungan inklusif sebesar 60%.

Penutupan rangkaian FGD ini ditandai dengan penyusunan rekomendasi perbaikan berkala untuk memperkuat Jurnal TEPAT menuju indeksasi yang lebih tinggi dan memperluas jangkauan pembacanya. Melalui standardisasi kualitas penelaahan yang semakin profesional, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin optimistis Jurnal TEPAT dapat terus menjadi barometer nasional bagi publikasi teknologi terapan yang solutif.

Harapan besar disematkan agar seluruh karya pengabdian yang terbit mampu memicu efek domino yang lebih masif: mendorong kemandirian ekonomi desa, menstimulasi lahirnya UMKM pintar, serta memperkuat ekosistem circular economy di berbagai wilayah di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan visi Universitas Hasanuddin sebagai pusat pengembangan insani, ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang berwawasan benua maritim demi kemaslahatan masyarakat luas. Reputasi emas Fakultas Teknik Unhas kini tidak hanya tecermin dari ruang-ruang kuliah dan laboratorium canggih, melainkan hadir secara nyata di ladang pertanian, pesisir pantai, dan sentra industri kreatif tanah air.